company logo

Who's Online

We have 2 guests online

TOKOH MPK

Featured Links:
URIPTO WIDJAJA DI SEMINAR WAWASAN KEBANGSAAN
Uripto Widjaja, selalu siap membantu MPK Indonesia.

Polls

Bagaimana kalau THINK QUEST ORACLE dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah MPK Indonesia?
 

Statistics

OS : Linux p
PHP : 5.2.17
MySQL : 5.5.37-35.1
Time : 06:41
Caching : Disabled
GZIP : Disabled
Members : 4
Content : 129
Web Links : 9
Content View Hits : 46695
Home
Welcome to MPK INDONESIA
PENDAFTARAN PROGRAM MENDIDIK BAGI NEGERI PDF Print E-mail
Written by Rasiman   
Wednesday, 26 February 2014 10:34

MPK membuka pendaftaran Program Mendidik Bagi Negeri (MBN) bagi anda lulusan S1, masih lajang, sehat jasmani-rohani, Kristen, punya jiwa panggilan untuk menjadi guru di sekolah-sekolah Kristen di daerah-daerah yang menjadi sasaran program, segera kirimkan permohonan dan CV anda ke MPK: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

 
Penilaian Deskriptif Dalam Pendidikan PDF Print E-mail
Written by Rasiman   
Thursday, 13 February 2014 11:25

Oleh Mulyo Sunyoto

Ada pergeseran paradigma yang signifikan dalam dunia pendidikan di Tanah Air sejak diberlakukannya Kurikulum 2013. Dalam segi penilaian prestasi siswa misalnya, guru tak lagi memberikan penilaian yang kuantitatif namun kini ditempuh cara penilaian kualitatif.

Rapor siswa tak akan berisi angka-angka seperti sebelumnya, namun berisi uraian deskriptif yang menggambarkan kondisi kualitaif siswa dalam mengikuti pemelajaran di kelas.
Banyak segi positif yang diperoleh dengan paradigma penilaian semacam ini.

Dengan jalan ini, penilaian guru terhadap siswa diharapkan tidak mereduksi pribadi-pribadi dalam angka-angka. Tentu deskripsi sebetulnya juga merupakan reduksi jika diingat bahwa sebuah prestasi pribadi seorang siswa tak pernah sesederhana yang diuraikan satu dua paragraf.

Read more...
 
RI Terendah di PISA, WNA: Indonesian Kids Don't Know How Stupid They Are PDF Print E-mail
Written by Rasiman   
Wednesday, 12 February 2014 09:01

Programmme for International Student Assessment (PISA) di bawah Organization Economic Cooperation and Development (OECD) pada tahun 2012 lalu mengeluarkan survei bahwa Indonesia menduduki peringkat paling bawah dari 65 negara, dalam pemetaan kemampuan matematika, membaca dan sains. Seorang warga negara asing yang lama tinggal di Indonesia, merespons survei itu dengan menulis artikel di blognya berjudul "Indonesian kids don't know how stupid they are".

Adalah Elizabeth Pisani, seorang WNA kelahiran Amerika Serikat, epidemiologis, dan mantan jurnalis yang menuliskan artikel itu, di situs portraitindonesia.com dan indonesiaetc.com yang dikelolanya. Dia menyampaikan keprihatinannya pada Indonesia dari hasil survei PISA tersebut. 

Read more...
 
MENDIDIK BAGI NEGERI PDF Print E-mail
Written by Rasiman   
Thursday, 30 January 2014 15:43

Pada tahap I pelaksanaan program Mendidik Bagi Negeri telah dihasilkan 16(enam belas) guru hasil seleksi para lulusan S1 di Kupang dan sudah mengikuti pelatihan di Yayasan Charis-Malang. Keenam belas guru tersebut sudah ditugaskan ke beberapa daerah yaitu: 4(empat) orang  saat ini masih menjadi guru pendamping di sekolah Charis-Malang, 1(satu) orang ditugaskan ke SD Tesila, Pulau Rote-NTT, 2(dua) orang ditugaskan ke PAUD (KB) dan TK Rajawali-Gresik, Jawa Timur, 5(lima) orang ditugaskan ke SD Ob Anggen di Bokondini-Papua, dan 4(empat) orang ditugaskan di sekolah Kristen yang berlokasi di Dekai-Papua. Guru-guru tersebut diharapkan menjadi pendidik yang misioner.   Adapun sponsor program Mendidik Bagi Negeri yang memberikan biaya hidup (gaji) adalah 5(lima) guru gajinya ditanggung oleh Yayasan IPEKA dan 1(satu) orang gajinya ditanggung oleh Yayasan Pendidikan Kristen Tritunggal-Semarang, sedangkan 10(sepuluh) orang lainnya seluruh gajinya ditanggung oleh yayasan/sekolah Kristen menerima guru tersebut.  Semoga pada tahap II nanti semakin banyak guru misioner yang bisa dihasilkan dan diutus ke daerah-daerah yang sangat membutuhkan melalui program Mendidik Bagi Negeri.


 

 
Kurikulum 2013 berlanjut meski kabinet berakhir PDF Print E-mail
Written by Rasiman   
Friday, 24 January 2014 09:08

Menteri Pendidikanan Kebudayaan Mohammad Nuh memastikan pelaksanaan kurikulum 2013 masih berlanjut meskipun dia tidak lagi memimpin kementerian itu.

 

"Pemerintahan ini (Kabinet Indonesia Bersatu II) akan berakhir 20 Oktober mendatang, namun anggaran untuk 2015 disusun pada pemerintahan ini. Jadi, saya pastikan kurikulum ini masih berlangsung," ujar Mendikbud dalam konferensi pers di Universitas Terbuka, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Selasa.

Read more...
 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Page 3 of 18

Latest News

Popular


Powered by Joomla!. Designed by: business site hosting celebrity search Valid XHTML and CSS.